Follow Us @soratemplates

Tampilkan postingan dengan label Akademik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akademik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Januari 2022

KIAT SUKSES MENGHADAPI UJIAN KOMPRE

Minggu, Januari 23, 2022 0 Comments


Ujian Komprehensif (ujian kompre) adalah ujian lisan dan praktek yang dilaksanakan untuk mengukur tingkat penguasaan dan keluasan wawasan mahasiswa dalam bidang keilmuan, dan juga untuk mengukur kemampuan berpikir mahasiswa secara interdisipliner sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Skripsi. Ujian komprehensif di PTKIN adalah ujian lisan yang harus diikuti oleh mahasiswa setelah lulus seluruh mata kuliah. Biasanya dilaksanakan sebelum ujian skripsi (munaqasah).

Ujian komprehensif pada jurusan Bimbingan dan Konseling (BK)  dimaksudkan untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa terhadap keilmuan keislaman, pendidikan, psikologi, dan profesi bimbingan dan konseling, dengan semua komponen di strategi layanan BK.

Ujian ini berbentuk tes lisan antara tiga orang mahasiswa dengan seorang dosen, yang diamanahi fakultas menguji bidang-bidang tertentu. Mungkin sekilas membaca nama ujiannya begitu mengganggu mood ya, karena tidak saja menguji penguasaan teori keilmuan, tetapi juga ujian mental. 

Sebenarnya ujian kompre bersifat lisan, banyak perasaan grogi dan gugup di hadapan dosen penguji, berbeda dengan ujian tulisan yang bisa berpikir lebih lama dan dapat merevisi jawaban.  Tapi itulah uniknya ujian lisan. 

Tidak perlu terlalu cemas menghadapi ujian komprehensif, lalui saja, ada beberapa kiat yang mungkin membantu saudara-saudari mahasiswa IAIN:

1. Berdoa dan mohon kemudahan ujian pada Allah Subhanahu Wata'ala

DOIT (Doa, Usaha/Ikhtiar, dan Tawakkal) itu amat sangat penting selaku muslim atau muslimah. Sebelum ujian berdoalah sungguh-sungguh penuh kekhusyukan, mohon kepada Allah berbagai kemudahan. Mudah menguasai materi, mudah memahami, mudah menjawab, dan mudah meraih sukses ujian kompre. 

Doa itu menjadi senjata utama seorang muslim menghadapi situasi apapun. Apalagi menghadapi ujian kompre, tentu sangat membutuhkan dukungan vertikal, kekuatan ruhani, atau ketahanan mental dari Allah Subhanahu Wata'ala. Tidak ada sesuatu pun yang terjadi melainkan dengan izin Allah.

Kekuatan doa itu sungguh luar biasa. Usaha keras tanpa doa adalah sombong. Perbanyaklah doa dengan sungguh-sungguh, karena Allah Maha Mendengar doa, dan yakinlah doa kita akan dikabulkan. 

Berdoa bisa dilakukan kapan saja, di mana saja. Masih ingat waktu-waktu mustajab untuk berdoa? Setelah sholat, diantara adzan dan iqamah, hari Jumat, saat hujan deras, dan sepertiga akhir malam adalah waktu-waktu mustajab berdoa. Maksimalkan doa, karena itu adalah kekuatan tersembunyi yang luar biasa, karena hanya datang dan terjawab oleh Allah. Setelah berdoa baru berusaha atau berikhtiar secara manusiawi.

Jangan lupa juga minta restu dan doa terbaik dari orang tua, terutama ibu, antara ibu dan Allah tidak ada tabir, semua doanya diijabah. Minta doa juga pada adik, kakak, sahabat atau teman, bahkan pada siapa pun yang menanyakan kabar, mintalah doa-doa terbaik dari mereka, sebab kita tidak pernah tahu doa siapa yang akan dikabulkan oleh Allah.

2. Belajar Sungguh-Sungguh

Belajar sungguh-sungguh, tekun, dan fokus menjadi syarat mutlak sukses ujian kompre. Ingat! usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Semakin bagus usaha atau ikhtiar semakin bagus hasilnya. Begitu sebaliknya, jadi sukses bukan mimpi yang bisa dialami dengan rebahan dan tidur. 

Tidak semua materi harus dibaca, pedomani saja kisi-kisi ujian kompre, pelajari materi secara terstruktur, cari benang merah teorinya antar bab, sehingga didapatkan deskripsi kaitan antar materi secara menyeluruh.

3. Buat Peta Konsep Teori 

Sangat tidak efisien dan efektif membaca semua buku sebelum ujian kompre. Mahasiswa akan pusing tujuh keliling, buat saja rangkuman materi atau intisari materi dalam bentuk peta konsep, paham kaitan antar bagian konsep, nah ini sangat membantu proses belajar sebelum ujian kompre.

Satu hal yang perlu diingat jika mahasiswa mendapatkan rangkuman materi ujian kompre dari senior, jangan mengandalkan rangkuman itu saja, mahasiswa harus paham teori itu dan tahu sumber atau referensinya. Bukan sekadar dihafal, karena hafalan mudah hilang, tapi pemahaman terhadap  materi itu mutlak diperlukan. 

Rangkuman hanya alat bantu belajar, agar mudah mengingat sekuensi materi, tapi harus baca materi itu juga dari referensi utama meskipun sekilas.

4. Bertanya pada senior atau teman yang telah lulus ujian kompre

Bertanya pada kakak tingkat, atau teman yang lulus ujian kompre, apa tips-tips lulusnya, tipe pertanyaan dosen penguji dalam setiap ujian kompre. Minimal untuk mengetahui kemiripan pertanyaan. Dengan modal ini mahasiswa bisa memprediksi pertanyaan yang bakal diajukan dosen penguji dan alternatif jawabannya. 

5. Perbanyak diskusi akademik dengan teman-teman

Ujian kompre adalah ujian lisan, mahasiswa dituntut menyampaikan pemahaman secara lisan dan perbuatan. Belajar bersama, diskusi akademik bersama teman-teman adalah sarana latihan bicara di depan orang lain. Hal ini membantu kamampuan orasi atau menyampaikan sesuatu melalui lisan secara terstruktur, memperkaya kosa kata, dan mematangkan pemahaman tentang suatu hal, karena ada feedback dari teman lain, sehingga pendapat kita teruji validnya. 

6. Tetap berpikir dan merasa positif

Jika mendengar informasi atau isu negatif dari senior tentang apa pun, terkait ujian kompre, termasuk dosen jangan terpengaruh pikiran dan perasaannya. Jangan gentar, takut, cemas, atau pesimis. Jika kita sudah berdoa dengan kusyuk dan berikhtiar dengan sungguh-sungguh, tawakkal saja kepada Allah. Yakin Allah Maha Pengatur, Maha Penentu, dan Maha segala-galanya, termasuk Yang Maha Membolak-balikkan hati manusia. 

7. Jaga Stamina dan Kesehatan

Kadang untuk mempersiapkan ujian kompre mahasiswa lupa makan, minum, tidur alias begadang. Kebiasaan ini sangat tidak baik bagi kesehatan. Makan, minum, tidur atau istirahat secara teratur, makan makanan bergizi, perbanyak minum air putih, bantu dengan vitamin agar fisik kuat dan fit menghadapi ujian kompre. 

Bangun diseperti akhir malam, mandi, berwudlu' tahajud, witir dan dzikir pada Allah. Sebelum berangkat agar nyaman pakailah pakaian lengkap, rapi, sesuai aturan yang ditetapkan kampus untuk ujian kompre. Jangan lupa bagi yang tinggal bersama orang tua salim dan mohon doa dulu agar ujiannya lancar dan berkah.

Bagi yang ngekost telepon atau VC orang tua, mohon doa dan kemudahan dalam ujian. Melangkah dari rumah ke kampus usahakan baca doa bepergian. 

Sejatinya ujian kompre bukanlah semata ujian kompre, tetapi salah satu bentuk ibadah kita kepada Allah Subhanahu Wata'ala. 

Semoga bermanfaat dan lancar ujian komprehensifnya saudara-saudari mahasiswa

Salam ukhuwah

Si fakir ilmu 

Darimis

Minggu, 09 Januari 2022

SAMBUTAN PROMOVENDA

Minggu, Januari 09, 2022 0 Comments


Mukaddimah

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh 

Alhamdulillah, puji dan syukur saya persembahkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Rabb, Pelindung, dan Pengatur hidupku, Yang Maha Setia Melindungi, Menyayangi, Memberi petunjuk, Memudahkan dan Melancarkan semua prosesi akademik program doktoral ini, meskipun kadang saya melanggar perintah-Nya. Bersebab rahmat, nikmat, qutrah, iradah dan inayah-Nya, saya bisa menyelesaikan Pendidikan Doktor di UM, dibanding teman-teman lain, saya sangat terlambat dan dituntaskan dalam waktu yang relatif lama, karena berbagai faktor terutama faktor-faktor non akademik.

Dalam kesempatan berbahagia ini, izinkanlah saya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dan mendorong saya menyelesaikan program doktor ini. Tanpa mengurangi rasa hormat, terima kasih dan penghargaan sebesar-besar kepada semuanya, saya ingin secara khusus menyebutkan kepada beberapa pihak dan nama:

 Bapak Dekan FIP (Prof. BSB)

Terima kasih kepada kampus tercinta UM, khususnya Fakultas Ilmu Pendidikan, Prodi BK yang banyak memberikan pembelajaran, pengalaman, ilmu, kekeluargaan, dan ukhuwah Islamiyyah. Terima kasih sudah memberi saya kesempatan mencicipi berbagai teori keilmuan, merasakan sejuknya atmosfir kampus, dan pengalaman indah yang sulit saya lupakan. Bapak dekan yang selalu mewanti-wanti agar mahasiswa segera menulis artikel terindeks scopus, menghadiri pertemuan ilmiah yang diselenggarakan kampus dan luar kampus, meneliti, dan melaporkan disertasi, hingga mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Dengan ciri khas bapak yang penuh kelembutan, telaten, jelimet,  teliti, dan sangat sabar memotivasi dan mensupport kami mahasiswa agar segera menyelesaikan studi.

 Promotor (Prof, NH)

Terima kasih pada dosen promotor saya. Prof sangat sabar, pengayom, perhatian, dan sangat peduli. Terima kasih banyak atas kesabaran dan kebaikan Prof, baik ketika kuliah maupun di luar kuliah, serta selama proses bimbingan disertasi. Saya sadar, sebagai mahasiswa yang timbul tenggelam dalam bimbingan, kadang menghilang  ke dasar persoalan pribadi, namun Prof tidak pernah bosan menghubungi saya, menanyakan persoalan saya, dan mendoakan yang terbaik buat saya. Prof rela menghubungi teman-teman seangkatan saya, bahkan pihak kampus tempat saya bekerja dan senior sekaligus  kakak saya bapak Dr. Ir.  Prof sangat cepat merespon pesan WA dan email saya. Terima kasih Prof sangat banyak memfasilitasi setiap tahapan proses kuliah saya, mulai seminar, bimbingan, menulis artikel, submite artikel, ujian kelayakkan bahkan sampai ujian disertasi. Saya yakin Prof dosen pembimbing is the best yang pernah saya kenal, sangat mengayomi semua mahasiswas bimbingan. Saya sangat bersyukur menjadi salah satu mahasiswa bimbingan Prof. Terima kasih Prof, semoga Allah membalas semua kebaikan Prof dengan pahala berlipat ganda dan surga, aamiin ya Rabb.

 Co-Promotor I (Dr. AA)

Terima kasih banyak Pak, bapak yang selalu tersenyum, menyapa, dan mau sharing banyak hal dengan mahasiswa, baik ketika saya kuliah maupun dalam bimbingan.  Bapak selalu support saya agar segera bimbingan: "Ayo bimbingan", bahkan rela menelepon kembali ketika saya telepon tidak sempat bapak respon. Saya masih ingat ketika menunggu antrian bimbingan, saya pergi shalat Dzuhur atau Ashar, bapak meminta tolong mahasiswa lain memanggil saya untuk bimbingan. Bahkan kalau saya sudah sampai di kost-an bapak selalu menelepon untuk bimbingan. Pernah beberapa kali bimbingan bapak bertanya “Siapa pembimbing Ibu, lalu saya jawab “Ibu NH dan Bapak MR. Luar biasa respon bapak “Kalau seperti itu, Ibu bisa cepat tamat” Kata-kata itu terhunjam kuat di relung hati, menngelorakan semangat untuk tamat tepat waktu, tapi, semenjak penelitian di daerah asal saya, hadir berbagai problem, mulai pandemi Covid-19 sampai masalah non akademis yang begitu menyita waktu. Saya mencoba ikhlas menerima seburuk apa pun takdir Allah dalam penyelesaian studi ini.  Pak, selalu akan saya ingat kenangan indah bersama Bapak, tatkala bapak mengajak saya dan teman ke IAIN Tulung Agung, waktu itu Bapak memberikan seminar BK di IAIN tersebut. Pada kesempatan lain Bapak mengajak saya dan teman angkatan saya menghadiri Seminar sekaligus pertemuan Guru BK se-Jawa Timur. Terima kasih banyak atas semua kebaikan bapak, semoga Allah membalas dengan kebaikan dan pahala berlipat ganda, aamiin.

 Co-Promotor II (Dr. MR)

Terima kasih banyak Pak, promotor saya yang sangat low profile, hamble, dan tawadhu’. Saya sangat suka pola bimbingan bapak yang komprehensif, sangat rinci, detail, teoritis, dan jelimet, sehingga deskripsi dan koherensi antar bab proposal disertasi saya nampak jelas. Bapak rela menuliskan dan merumuskan teori inti perbab. Bapak  begitu baik, dengan senang hati membuatkan peta konsep dan konten substansial  penelitian saya. Sungguh pola bimbingan yang luar biasa yang wajib saya adopsi untuk mahasiswa bimbingan saya kelak. Bapak pernah bertanya suami saya kerja apa dan dimana? Di sini dengan siapa?, setelah saya jawab, bapak selalu memotivasi agar saya menjadi istri yang baik, wanita shalihah, dan ibu terbaik bagi anak-anak saya. Bapak selalu support, memotivasi dan menguatkan saya: “Ibu hebat, ibu berprestasi, hanya kondisi yang tidak bersahabat, tapi saya yakin ibu kuat nan mampu.” Terima kasih Pak, kata-kata afirmasi bapak buat saya akan saya abadikan. Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak, aamiin.

 Penguji Bidang Studi (Prof IH)

Terima kasih Prof, Prof dosen mata kuliah saya pada mata kuliah disain penelitian dan analisis data, alhamdulillah saya dapat A pada mata kuliah itu, meskipun kemampuan saya mungkin C atau E. Terima kasih prof telah mengundang kami satu angkatan ke tempat tinggal dan ponpes Prof. Masih saya ingat materi kuliah terakhir tentang Lisrell dan AMOS begitu gambangnya Prof jelaskan, sehingga mudah dipahami. Pas kami mau pulang ke tempat kos masing-masing prof banyak memberikan kami buah salak, hingga teman-teman mencari kantong plastik untuk dibawa pulang. Terima kasih banyak Prof atas kesediaan Prof menjadi penguji disertasi saya, semoga Allah membalas semua kebaikan Prof, aamiin.

 Penguji Bidang Studi (Ibu Dr. M)

Terima kasih Ibu, saya salut dengan ibu, masih muda, cerdas, cantik, dan berwawasan luas. Retorika ibu setiap bicara sangat tertata rapi. Publik speaking ibu begitu hebat. Satu hal yang membuat saya selalu ingat ibu, setiap bertemu di mana pun dengan mahasiswa selalu tersenyum. Saya tahu kita seumuran, lahir di tahun yang sama, ilmu dan pengalaman sangat luar biasa, saya berharap suatu saat saya bisa mencontoh hal-hal terbaik dari ibu. Terima kasih bu telah menguji saya di ujian kelayakkan dan ujian promosi, semoga Allah membalas semua kebaikan ibu, aamin.

 Penguji Tamu/Eksternal (Dr. Ir)

Terima kasih Pak, bapak adalah rekan kerja, kolega, sekaligus kakak terbaik saya di kelompok keilmuan BK di kampus tempat saya bekerja. Dari bapak saya mengenal banyak keistimewaan BK dan Pola bimbingan dosen BK UM. Bapak yang selalu support saya dalam kondisi terpuruk sekalipun. Rasanya seabrek persoalan yang saya hadapi, kalau bertemu bapak semua masalah dan kegalauan saya jadi hilang. Cerita apa pun yang bapak sampaikan selalu positif dan konstruktif, hingga saya bersemangat lagi melanjutkan langkah yang mungkin agak terseok-seok. Saya berdoa semoga bapak tetap menjadi kolega dan kakak terbaik saya di kampus, aamiin.

Kampus Tempat Kerjaku (IAIN BSK to Road UIN MY Bsk)


Dengan segala kerendahan hati izinkan saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan IAIN Bsk yang sekarang dan yang sebelumnya, jajaran FTIK, serta jurusan BK yang telah membantu saya secara materil, moril berupa motivasi, support, saran, arahan, dan doa hingga saya sampai ke tahap ini. 

Terima kasih banyak pada sahabat saya Ibu DA dan Ibu ER yang banyak membantu, memfasilitasi, serta mendoakan saya selama kuliah. Terima kasih banyak Ibu INY sahabat satu angkatan berangkat kuliah dari IAIN Bsk, ibu yang selalu mengontak atau menelepon saya, menanyakan kabar dan perkembangan studi, mensupport dan mendoakan saya.

Terima kasih bapak Dr. I yang selalu siap sedia membantu saya, meskipun dalam kondisi sangat sibuk, bapak bersedia menjadi pematari pelatihan guru BK dari MGBK sekabupaten dalam rangka penelitian, dan bersedia menjadi dosen penguji tamu ujian disertasi saya. Terima kasih banyak juga Uni S yang bersedia menjadi validator instrumen penelitian saya. 

Terima kasih yang tidak terhingga pada bapak-bapak, ibu-ibu, sahabat-sahabat, kakak-kakak, dan adik-adik di kampus IAIN yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu-satu.  Saya paham dan menyadari keberhasilan ini bukan semata keberhasilan saya, tetapi keberhasilan kita semua. Semoga semua bantuan moril dan materil diberi ganjaran pahala, kebaikan, dan keberkahan oleh Allah Subhanahu Wata'ala, dan semua doa terbaik kita semua diijabah, aamiin. 


Suami Tercinta (SB, M.Pd)

Terima kasih suamiku tercinta, berkat izin dan ridha engkau sy bisa kuliah jauh antar pulau, meninggalkanmu dalam waktu berbulan-bulan, alhamdulillan engkau tetap setia. Bagi saya engkau adalah segala-galanya, suami, sahabat, kakak, dan pembimbing dunia akhirat saya. Saya salut dengan ketelaten dan selalu gercep menyelesaikan semua pekerjaan, memanjakan dan merawat saya ketika sakit, semoga tetap seperti itu sampai kita menua dan masuk surga, aamiin.

Kedua orang tua (Amak dan Ayah)

Terima kasih ibu yang selalu mendoakan setiap penggal keberhasilan saya, bahkan sampai beliau meninggal November 2019 beliau tetap mendoakan yang terbaik buat saya. Doa-doa beliau untuk saya alhamdulillah selalu diijabah Allah Subhanahu Wata’ala. Tidak bisa saya lukiskan besarnya ucapan terima kasih saya pada beliau, terima kasih mak. Saya doakan semoga semua amalmu diterima, semua dosa diampuni, kuburmu menjadi taman surga, dan engkau berada di tempat paling indah di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, aamiin. Terima kasih ayah, jasamu tidak bisa saya sebutkan hingga aku sampai di tahap yang luar biasa ini. Semoga ayah selalu sehat, panjang umur, dan makin bertaqwa kepada Allah, aamiin.

 Berbagai Pihak

Terima kasih pada kedua anakku, adik-adik saya yang selalu support, menyemangati dan mendoakan semua kebaikan untuk saya. Terima kasih untuk sahabat-sahabat tercinta saya, terutama mbak Fit, Mbak Ratih dan mbak Indri, yang selalu mensupport, menyediakan waktu untuk membantu saya, padahal saya tahu, mereka pasti sibuk mengurusi kuliah dan pekerjaan, tetapi tetap menyediakan waktu utk diskusi dan shraing banyak hal dengan saya. Terima kasih banyak, semoga Allah membalas semua jasa mbak-mbak semua.

Rasanya ucapan terima kasih saja tidak akan mampu mewakili rasa bersyukur saya karena bisa lulus. Salah satu alasan saya untuk menuntaskan Disertasi ini karena saya melihat sosok pembimbing saya yg menginspirasi, produktif menulis dan meneliti, hingga bermanfaat bagi masyarakat ilmiah. Mungkin di sisa umur saya semua hal positif dari bapak-bapak dan ibu-ibu bisa saya teladani adan aplikasikan.

Kesan dan Pesan

 Ikhlim Kota Malang

Saya merasa tinggal di kota Malang serasa tinggal di Batusangkar, udaranya sejuk, kadang ada panas dan dinginnya. Ketika bangun tidur serasa masih di Batusangkar ternyata di Kota Malang. Masyarakatnya ramah, perhatian, dan suka memberi.

 Suasa Perkuliahan

Awal-awal kuliah saya sangat terkesan dengan tips, kiat-kiat, dan strategi sukses yang dipaparkan Dosen PA di awal kuliah: “ Saudara-saudara satu angkatan adalah bersaudara, satu keluarga, masuk UM bersama hendaknya keluar UM juga bersama. Jaga kekompakkan keluarga itu, tetap bersatu sampai kapanpun. Sediakan waktu untuk diskusi apapun tentang perkuliahan dan kehidupan sebagai perantau akademik. Kami tidak mau melihat suadara lama-lama di UM ini (ha ha). Setiap kuliah ada beberap dosen yang sering memberi makanan, snack, minuman terhadap mahasiswa. Awalnya saya kaget atau terkejut, tapi akhirnya saya mengerti setelah diskusi dengan sahabat saya yang alumni. Bagi saya ini luar biasa, bahkan sejalan dengan anjuran Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam agar  bersikap dermawan, penolong dan suka bersedekah. Semoga hal ini dapat saya contoh dan saya amalkan semampunya di kampus saya, aamiin.

 Hubungan dosen dan mahasiswa

Hubungan dosen dan mahasiswa sangat akrab, dekat, dan menyenangkan, tetapi tetap dalam karidor aturan akademik. Rasanya tidak aga jurang pemisah (gap) antara dosen dan mahasiswa.

 Perpustakaan

Saya tidak mengira mendapat penghargaan dari perpustakaan UM,  karena saya senang dan lebih sering menulis di perpustakaan,karena suasananya sangat kondusif untuk belajar dan menulis. Di samping itu, konsentrasi menulis saya full jika di perpustakaan. Tanpa di sangka dan diduga, ternyata saya diberi penghargaan oleh perpustakaan UM, diberi piagam, sauvenir dan tas, di wawancarai dan divideokan. Ini sangat berkesan sekali buat saya. Semoga kebiasaan positif yang awalnya tidak direncanakan membawa berkah dan kesan mendalam dalam hidup.

Pesan saya hanya doa buat UM, dan seluruh SDM di dalamnya semoga terus menjadi lebih baik, maju, berkembang, dan berkibar di semesta, mampu mempertahankan predikit unggul, dan terus melahirkan lulusan hebat, terbaik, dan berprestasi di mana pun dan sampai kapan pun, aamiim.

 Khatimah

Saya mohon maaf selama bergaul, berinteraksi, berkomunikasi jika ada kata-kata dan tingkah yang tidak berkenan di hati, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Putih kapeh dapek diliek putih hati bak kaadan. Demikian sambutan saya, terima kasih banyak atas segala perhatian, mohon maaf atas segala kekhilafan. Billahi taufiq walhidayah, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.